Ilustrasi stik pelembap bibir, wadah balsem, dan simbol matahari di latar pastel

Perawatan Bibir Kering: Memilih Pelembap dan Menghindari Kebiasaan yang Memperparah

Saat bibir terasa kering, pilih pelembap tanpa pewangi yang nyaman dipakai dan hindari menjilat atau menarik kulit yang mengelupas. Bila produk membuat bibir terasa perih, menyengat, atau panas, hentikan pemakaian dan periksa label sebelum mencoba pengganti.

Mulai dengan pelembap yang mudah ditoleransi

Pelembap bibir berbentuk stik praktis dibawa. Untuk bibir yang terasa sangat kering, American Academy of Dermatology menyebut petroleum jelly putih sebagai salah satu pilihan bertekstur lebih tebal. Periksa daftar bahan dan amati respons bibir. Ketika bibir sedang pecah-pecah, pilih formula sederhana dan pertimbangkan menghindari mentol serta perisa kuat yang dapat menambah iritasi.

Ganti kebiasaan yang memperparah rasa kering

Menjilat bibir dapat terasa melegakan sesaat, tetapi rasa kering bisa bertambah ketika air liur menguap. Simpan pelembap di tempat yang mudah dijangkau agar Anda bisa mengoleskannya ketika bibir terasa kering. Biarkan bagian yang mengelupas lepas sendiri. Bila baru mencoba beberapa produk, perhatikan apakah rasa perih muncul setiap kali produk tertentu digunakan.

Sesuaikan perlindungan saat beraktivitas di luar

Untuk kegiatan luar ruang, AAD menyarankan pelembap bibir yang nyaman dengan SPF minimal 30. Ikuti petunjuk pengolesan ulang pada label. Untuk perawatan area tubuh lainnya, lihat panduan perawatan tubuh harian.

Jika rasa kering tidak membaik setelah beberapa minggu, sering kambuh, atau disertai luka yang menetap, minta penilaian tenaga kesehatan agar penyebabnya dapat diperiksa.

Rujukan

Bacaan terkait