Cara Membersihkan Kuas Makeup dan Mengeringkannya
Kuas makeup yang dipakai berulang dapat menyimpan sisa produk, minyak, dan kotoran. Membersihkannya menjadi bagian dari rutinitas merias wajah, sama seperti merapikan kosmetik setelah digunakan.
Seberapa sering kuas perlu dicuci?
American Academy of Dermatology (AAD) menyarankan mencuci kuas makeup setiap 7–10 hari. Gunakan kuas pribadi dan hindari saling meminjam. Jika juga memakai spons makeup, AAD menganjurkan membersihkannya setelah setiap penggunaan.
Langkah mencuci kuas makeup
- Bilas ujung bulu kuas dengan air mengalir suam-suam kuku. Hindari merendam seluruh kepala dan sambungan gagangnya.
- Siapkan wadah berisi air suam-suam kuku dan sedikit sampo lembut. Putar ujung kuas dengan perlahan; pijat lembut di telapak tangan bila perlu.
- Bilas ujung kuas. Ulangi pencucian sampai air bilasan terlihat jernih.
- Tekan perlahan menggunakan tisu bersih dan kering untuk mengurangi air, tanpa menarik bulunya.
- Letakkan kuas mendatar di atas handuk, dengan ujung bulu melewati tepi permukaan agar dapat mengering.
Hindari mengeringkan kuas dalam posisi tegak
Air dapat mengalir ke sambungan kuas dan melemahkan perekat. Karena itu, jangan langsung menaruh kuas basah dalam gelas penyimpanan. Pilih tempat yang bersih untuk proses pengeringan.
Rapikan kebiasaan sebelum dan sesudah makeup
Cuci tangan dan wajah sebelum merias. Simpan kosmetik di tempat bersih, kering, bersuhu ruang, dan jauh dari sinar matahari langsung. Tutup kembali wadah setiap selesai dipakai. Kebiasaan ini melengkapi pencucian kuas, bukan menggantikannya.
Masukkan jadwal mencuci kuas ke agenda rutinmu agar mudah diingat. Apabila muncul iritasi atau ruam yang menetap setelah pemakaian kosmetik, periksakan kepada dokter kulit.
Rujukan
Ditelaah redaksi pada 4 November 2026. Ikuti juga petunjuk perawatan dari produsen alat makeup.
Temukan bacaan lain di kategori Makeup.
